Kasihan benar nasib ulfa, alih-alih membebaskan sang anak gadis dari “kesewenangan” syekh puji, eeee..para aktivis pembebasan ini malah menghilangkan unsur MUANFAT dinikahi orang kaya baik hati (denger2 syekh puji, pernah zakat 1,3 M).
Syekh Puji Beli Mobil Baru ditemani Istrinya, sedangkan Ulfa ditemani Orang Tuanya.
Kasihan benar nasib ulfa, alih-alih membebaskan sang anak gadis dari “kesewenangan” syekh puji, eeee..para aktivis pembebasan ini malah menghilangkan unsur MUANFAT dinikahi orang kaya baik hati (denger2 syekh puji, pernah zakat 1,3 M).
Ini kata saya lho…dia orang baik krn zakatnya itu. bandingkan sama pejabat yg tingkahnya gak bener, yaa emang ada juga sih, dan mungkin banyak juga pejabat yang tingkahnya bener, tapi …apa mereka ikut nyumbang 1,3 M buat orang miskin??? HAYOOO
Terkait kegiatan sensasionalnya, saya pribadi gak setuju karena menikahi remaja putri berumur 12 tahun, sungguh menyita waktu (mendidik, memahami, mengajari, dll). Secara fisik juga belum cukup “memuaskan”. Bukankah salah satu tujuan nikah itu juga karena terkait urusan biologis.
Syekh Puji dan corporate culture
Terkait ketidaksetujuan itu, saya terhenyak ketika melihat syekh puji berkomentar tentang alasan dia menikahi Ulfa. “Dalam membentuk budaya perusahaan, itu tidak semudah membalik telapak tangan-sambil membalikan telapak tanganya-, harus intensif. Makanya saya pilih Ulfa karena umurnya masih muda dan lebih mudah membentuknya”
Mendengar pernyataan tersebut, yg disiarkan di salah satu stasiun tv swasta td siang (18 Des 08), saya terhenyak…karena miturut bidang ilmu yg pernah saya pelajari di kampus biru, corporate culture mmg sgt penting untuk menjamin kesinambungan operasi perusahaan.
Bayangkan kalo syekh puji bangkrut ..kan kasihan orang yang menjadi “tanggungan”nya. Berapa ratus/ ribu orang yang diberi infak sama dia, itu terjadi kan karena dia punya uang.
Yaa…saya sih pragmatis aja…wong emang dia kaya kok. Dia juga terbukti tidak pelit. Kalolah dia melakukan kesalahan di mata manusia, belum tentu salah di sisi Allah. Wong emang halal kok…menikahi gadis yang sudah baligh…sekali lagi baligh…kalo masalah dewasa, itu pilihan bukan kepastian sebagaimana umur. Bisa sama2 muda/sama2 tua, tapi kedewasaan (berfikir) itu tidak selalu dikaitkan dengan umur yang di atas 12 tahun, dalam kasus ini ..
Seandainya INSIden pemisahan suami istri itu tidak terjadi, tentu Ulfa skrg sudah mendapat jatahnya untuk dimanja sang Suami. Yaa dibeliin mobil lah…sodara dan kerabatnya terbantu lah secara ekonomi, tetangganya juga, saksi nikahnya juga, dsb.
MENURUT SAYA…ORANG INDONESIA PADA UMUMNYA TERLALU CEPAT MENARIK KESIMPULAN, AKIBATNYA TERJUN BEBAS KARENA PARASUTNYA GAK BERKEMBANG SEMPURNA. (fikiran itu seperti parasut, dia bekerja baik jika DIBUKA SELEBAR2NYA).
Kenyataanya skrg, Ulfa sdh jadi seorang istri …yg digantung…oleh waktu yg dipaksakan adanya oleh pihak2 yang tidak bertanggung jawab/sok merasa bertanggung jawab. Terus sia2 juga usaha Ulfa untuk menyisihkan 20an orang gadis saingannya untuk menjadi istri syekh puji.
Ulfa juga punya hak menyenangkan orang tuanya, dan yang pasti ulfa sudah berjilbab, juga tidak terlibat adegen mesum2 yg terekam di ponsel dan disebar di internet, dan ulfa bilang sendiri gak ada masalah dengan dirinya, knp orang luar malah SEWOT…
Syekh Puji BODOh nikahi Ulfa, betulkah?
Saya menyesal, sudah anggap Syekh Puji bodoh…kenapa nikahi anak kecil, kan yang gadis dan sudah kaa’ibun banyak. Tgg jwbnya besar, waktu malah habis terbuang untuk ngurusi Istri kecilnya itu…dan seabreg alasan yg muncul di kepala waktu itu…yg akhirnya mendorong saya untuk menyimpulkan Syekh Puji bodoh.
Tp setelah dengar pernyataannya diTV ttg corporate culture, yaa…bener juga si Syekh..lagian orang taunya cuma diluar…gak tahu dalemannya syekh puji seperti apa..
OIYA, ada akbar baik bagi para pemburu berita syekh puji lewat WP, trans7 akan mengadakan wawancara dengan syekh puji jum’at 19 des 08, (mudah2an saya gak salah ingat) …udah cuma itu info yg nyantol di kepala saya. Selebihnya cari sendiri yaa…maaf kurang memuaskn.

Artikel terbaru tentang Ciri Fisik Gadis Perawan: rambut, punggung, dahi, buah dada, kemaluan , mata, hidung, leher, jari, telinga, dll


Desember 20, 2008 pukul 4:21 am
Promosikan artikel anda di http://www.infogue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur info cinema, game online & kamus online untuk para netter Indonesia. Salam!
http://orang-blog.infogue.com/kabar_terbaru_syekh_puji_beli_mobil_sport_harga_2_milyar
Desember 21, 2008 pukul 8:21 am
kurang spesifik postingannya ..
but nice post ..
http://aghi182.wordpress.com
Desember 22, 2008 pukul 6:39 am
syekh puji hanya satu contoh ketidaksempurnaan manusia.. sebagai individu maupun sebagai kita yang kadang berpendapat sinis dan cenderung sarkastik padahal kita sendiri tidak mengetahui masalah secara mendetil..
Desember 22, 2008 pukul 9:15 am
mengapa rezeki yang diberikan oleh Tuhan tidak dimanfaatkan untuk membantu orang lain yang membutuhkan,bukan dengan menghambur hamburkan dan memamerkan perihal kekayaan yang dimilik
Desember 22, 2008 pukul 10:31 am
Ya sutra lah kalo menyesal.
Desember 23, 2008 pukul 2:31 am
mangapa syeh puji kok tidak kawin lagi ya
Desember 23, 2008 pukul 4:39 pm
yaa mungkin syekh puji sadar kalo dia nikah lagi, berarti tgg jwb tambah lagi.
Maklum lah…Buat sy..nikah dan pacaran itu sama (sisi enaknya), yg membedakan adl kesenangan dlm nikah harus ada wujud tgg jawabnya.
Maret 18, 2009 pukul 12:16 pm
syeh puji apanya pepi 4 mata sih?
http://img119.imageshack.us/img119/696/pepy.jpg
Oktober 12, 2009 pukul 3:04 pm
wah…..suka suka syech puji dunk…..mw ngapain ajah…. haratanya mw di apain ajah……dya kan cari uang ndiri..
tpi dya gak lupa kok ma zakat2 nya…. dan amal2 nya….
so, kita harus nya mencontoh dya……
ORANG KAYA YG TAK LUPA AKAN SODARANYA YG KEKURANGAN
MAJU TERUS PUJI