Mutilasi di Mayasari oleh Sutemi Istri Keempat

Pelaku Mutilasi di Bus Mayasari
Ternyata Istri Keempat Korban

Senin, 27 Oktober 2008

JAKARTA (Suara Karya): Misteri mayat korban mutilasi yang potongan-potongan tubuhnya ditemukan di dalam bus Mayasari Bakti akhirnya terkuak. Korban yang memiliki tato macan di lengan kiri itu ternyata Hendra (41), warga yang mengontrak di RT 04 RW 04 Kota Bumi, Tangerang. Sehari-hari dia sopir angkot jurusan Kota Bumi-Kalideres.
Mayatnya diduga dipotong-potong oleh Sriyati alias Sutemi, yang tak lain istri keempat Hendra. Informasi lain menyebutkan bahwa Sriyati adalah istri keempat korban. Motif perbuatan mutilasi itu sendiri adalah karena korban sering disakiti suaminya tersebut.
Sampai berita ini diturunkan Suara Karya semalam, belum ada penjelasan resmi tentang terungkapnya identitas Hendra. Wadirreskrimum Polda Metro AKBP Purwadi, yang dihubungi melalui telepon seluler, mengaku masih mencocokkan data. “Sama-sama-lah, kami juga masih mencocokkan data-data di lapangan dengan bukti-bukti yang sudah dikumpulkan,” katanya.
Dugaan bahwa Sriyati merupakan pelaku mutilasi berasal dari pengakuan tetangga Hendra dan Sriyati. Endah, tetangga suami istri tersebut, mengaku mengenal Hendra. Ia juga tahu laki-laki tersebut punya tato macan di lengannya.
Ia mengaku sudah dipanggil polisi atas laporannya. Kecurigaan bahwa Sriyati yang membunuh Hendra dikarenakan pada Minggu (26/10) sebelum Lebaran, Sriyati pernah meminjam golok untuk membelah kelapa dan memotong kerbau. Mayat Hendra ditemukan di dalam bus Mayasari Bakti, Senin ((29/10) pukul 15.00 WIB.
Kecurigaan lain yang dirasakan, tiba-tiba Sriyati mengaku akan ke rumah anaknya di Temanggung selama dua bulan. Anehnya, seluruh barang Sriyati dibawa. Padahal, wanita itu pernah berjanji hendak membuat kue sebelum Lebaran untuk dijual ke tetangga-tetangga. Saat ditanya keberadaan Hendra, Sriyati mengatakan suaminya sedang dapat order menyopir ke Bandung.
Selain menangkap Sriyati, polisi juga menangkap AR, laki-laki yang menemani Sriyati di bus Mayasari Bakti. AR ditangkap lebih dulu pada Jumat (24/10) di Tangerang. Dia yang membawakan tas kresek yang berisi 13 potongan tubuh korban. Kepada polisi, sopir angkot itu mengaku tidak tahu kalau tas yang dibawanya berisi potongan mayat.
sumber: http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=212400




5 Tanggapan to “Mutilasi di Mayasari oleh Sutemi Istri Keempat”

  1. GG Says:

    Tayangan kekerasan mutilasi mestinya dihentikan, khususnya di TV. Konon pelaku baru terinspirasi dari pelaku lama yang ditayangkan di berbagai media.
    http://opiniorangbiasa.blogspot.com

  2. mnl Says:

    emansipasi……………….

  3. fatma Says:

    aku mau dimadu…asal laki2nya kayak mas andi

  4. ERICK Says:

    KALO LAKI-LAKI YG DI MADU/DIKHIANATI MESTHI CEWEK NYA YG DI MUTILASI….YACH CUMAN HUKUM RIMBA AZA

  5. banabakery Says:

    🙂
    Yaa…benar mas erick, tapi untuk kasus sutemi yang terjadi sebaliknya. Makanya saya posting, supaya lak-laki dan perempuan sama2 berusaha saling memahami. Bahwa tanpa usaha untuk mengerti orang lain, akan menjadi sulit bagi semua pihak memperoleh kebahagian akhirat dunia. Terima kasih atas semua pengunjung yang telah berkomentar.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: